Tantangan
House of Verza berawal dari studio rias dan busana, lalu tumbuh menjadi tujuh layanan pernikahan. Semakin banyak layanannya, semakin sulit menjelaskan nilai utamanya: calon pengantin tidak perlu lagi menyambungkan banyak vendor yang belum pernah bekerja bersama.
Solusi
Kami memakai kata “rumah” dari nama mereka sebagai gagasan utama. Headline-nya “Satu rumah untuk seluruh hari pernikahanmu”, dan tujuh layanan diperkenalkan sebagai “tujuh ruang dalam satu rumah”, masing-masing dengan halaman sendiri. Koleksi busana adat Jawa, Sunda, dan Minang tampil berdampingan dengan gaun internasional dalam galeri yang bisa digeser. Film pernikahan dari kanal YouTube mereka mendapat halaman tersendiri, begitu juga tiga kota layanan.
Hasil yang dibangun
Website yang membuat tujuh layanan terasa sebagai satu tim, dengan satu ajakan: minta pricelist dan jadwalkan kunjungan ke gallery.






